Iklan

iklan

Relawan Berbondong-Bondong Membantu Korban Gempa di Mamuju dan Majene

Aso AR
Wednesday, January 20, 2021 | 13:42 WIB Last Updated 2021-01-20T05:42:09Z



Sulselkpk.co.id-koran perangi korupsi

Mamuju, Sulbar - Kecintaan terhadap bangsa dan tanah air seakan tidak bisa dipisahkan dari karakter bangsa Indonesia sehingga apabila ada suatu musibah atau kesulitan yang menimpa terhadap saudaranya di tempat/daerah lain seakan ikut merasakan sakit atas penderitaan saudaranya.


Di setiap musibah semua warga ingin berkontribusi untuk ikut membantu sesama dengan berbagai macam cara sesuai kemampuanya.


Dengan melihat antusiasme masyarakat yang  luar biasa ini,Kepala Desa Bulu Mario, Burhan langsung memerintahkan kepada semua kepala dusun untuk membuat posko dan mengumpulkan sumbangan dari masyarakat yang ingin berdonasi kepada saudaranya yang sedang tertimpa musibah gempa di Majene dan Mamuju.


Dalam waktu singkat donasi telah dapat terkumpul satu unit Mobil Open Cup dan beberapa juta uang tunai yang bersumber dari masyarakat dan sebagiannya dari Pendapatan Anggaran Desa Bulu Mario.



Tidak ketinggalan juga semua tenaga kesehatan dipuskesmas Desa Bulu Mario, yang dikoordinir oleh seorang dokter Yudi turut ikut serta ambil  bagian untuk mendedikasikan dirinya ketempat bencana dengan membawa semua perlengkapan medis sesuai yang diperlukan.


Begitu juga terhadap anak-anak muda yang tidak ingin mau ketinggalan untuk ikut berpartisipasi dalam mewujudkan kepeduliannya. 


Didorong oleh ketulusan hati yang mendalam sekelompok anak muda yang tergabung dalam komunitas RISMU ( Remaja Islam Mushalla ) Dusun Tri Tunggal, Desa Bulu Mario, Kecamatan Sarudu, Kabupaten Pasang kayu, Sulbar. Bergerak cepat membuat posko mengumpulkan donasi dari masyarakat.


Dalam waktu yang tidak terlalu lama, sejak posko bantuan ini di buka tgl 16/01/2021 sampai dengan 17/01/2021 yang dibina oleh Andi Rahmat dan diketuai oleh Rahman, telah dapat mengumpulkan dana sebesar Rp 18.212.000 dan sembako sebanyak dua unit Mobil Open Cup dan program pengumpulan sumbangan ini masih tetap berlanjut sampai selesai masa tanggap darurat.


Harapan semua para donatur mudah-mudahan bantuan yang jauh dari cukup itu akan dapat diterima oleh para pengungsi dan meringankan beban para korban bencana gempa Mamuju dan Majene.


Jurnalis koran perangi korupsi ( KPK) yang ikut mengawal keempat mobil bantuan dalam pendistribusian bantuan tersebut sempat khawatir tidak akan sampai ketempat tujuan karena banyaknya titik-titik pengungsi yang dilalui,namun berkat pengawalan orang lain,akhirnya sampai ke tempat pengungsi yang betul-betul belum tersentuh oleh bantuan sama sekali baik di Mamuju dan Majene.


Sampai hari ke lima pasca gempa 18 Januari 2021,jumlah korban jiwa terhadap gempa yang mengguncang Mamuju,Majene sebanyak 84 orang meninggal dunia, 932 luka ringan dan berat, 19.435 pengungsi yang tersebar dibeberapa titik dan 20.448 terdampak.    (Kontributor H.MRN)


iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Relawan Berbondong-Bondong Membantu Korban Gempa di Mamuju dan Majene

Trending Now

Iklan

iklan