WAJO, (SULSELKPK) ---Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas III Siwa secara resmi memimpin apel penutupan Posko Terpadu Angkutan Laut Lebaran Tahun 2026 (1447 H). Acara penutupan yang berlangsung di area pelabuhan ini menandai berakhirnya masa pemantauan arus mudik dan balik yang telah berjalan selama kurang lebih dua pekan.
Dalam arahannya, Kepala KUPP laut Kelas 3 Siwa DJAMALUDDIN.SH MM menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh instansi terkait, mulai dari TNI/Polri, Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan, hingga operator kapal yang telah bersinergi menjaga keamanan dan kenyamanan penumpang.
Pelaksanaan angkutan lebaran tahun ini berjalan dengan kategori Zero Accident. Seluruh armada kapal yang beroperasi telah melewati uji petik kelaiklautan sebelum masa puncak mudik dimulai.
Terjadi peningkatan volume penumpang dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, berkat pengaturan jadwal keberangkatan yang efisien dan penambahan kapasitas di waktu tertentu, penumpukan di terminal dapat diminimalisir.
"Keberhasilan penyelenggaraan mudik tahun ini adalah hasil kerja keras kolektif. Kami berterima kasih kepada masyarakat pengguna jasa yang telah tertib mengikuti aturan keselamatan pelayaran," DJAMALUDDIN dalam sambutannya.
Meski posko resmi ditutup, KUPP Siwa menegaskan bahwa pengawasan terhadap standar keselamatan pelayaran tetap menjadi prioritas utama dalam pelayanan sehari-hari. Evaluasi dari hasil pemantauan selama posko berlangsung akan dijadikan bahan perbaikan untuk menghadapi lonjakan penumpang pada masa libur nasional berikutnya.
Dengan berakhirnya apel tersebut, seluruh personel yang bertugas di posko terpadu secara resmi dikembalikan ke unit satuan masing-masing..

