Wajo-sulselkpk.co.id
Suasana gembira diiringi musik pesta malam hari di dusun Pappololeko, menjadikan masyarakat disekitar rumah itu tegang dan panik, lantaran operator karaoke Lel. Muh. Syarifuddin dan Lel. Asrianto ditikam oleh seorang penontong menggunakan badik. Jumat, 23/10/2020 di desa Akkotengeng, Kec. Sajoanging, Kab. Wajo.
Bermula korban sebagai operator alat musik karaoke sedang memainkan alatnya dipesta pernikahan, waktu sudah larut malam, korban hendak menghentikan musiknya, namun salah satu penonton tidak terima dan marah, terjadilah keributan.
Karena korban dibantu oleh temanya, kemudian pelaku merasa terdesak sehingga mencabut badiknya dan menikam kedua korban tersebut.
Atas kejadian itu kedua korban mengalami beberapa kali tusukan dan dilarikan ke Puskesmas Sajaonging terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Pada hari Jumat 23 Oktober 2020. Setelah mendapat informasi dari masyarakat bahwa pelaku penganiayaan berada di rumah orang tuanya di dusun Aluppang desa Alewadeng kec. Sajoanging Tim Resmob Sat Reskrim Polres Wajo bersama Kanit Res Polsek Sajoanging menuju ke tempat persembunyian pelaku yang sedang tidur dan langsung menangkapnya serta mencari barang bukti yang di gunakan.
Kini Pelaku Arifin 43 Tahun mengakui perbuatannya telah menganiaya lek .Asriyanto dan Muh. Syarifuddin mengunakan badik
Selanjutnya pelaku dan barang bukti di amankan di Polres Wajo guna proses hukum lebih lanjut
