Iklan

iklan

Atasi Kemacetan Pelabuhan Bangsalae Pasca Demo di Luwu, UPP Kelas III Siwa Gelar Rakor Lintas Sektor

Aso AR
Wednesday, January 28, 2026 | 22:11 WIB Last Updated 2026-01-28T14:11:07Z



SIWA, (SULSELKPK)  ---Menindaklanjuti kemacetan panjang dan penumpukan kendaraan yang terjadi akibat aksi unjuk rasa  dikabupaten luwu  Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Siwa bergerak cepat dengan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor), selesai 28/1/2026


Rapat ini bertujuan untuk merumuskan strategi taktis guna mengurai antrean kendaraan logistik dan penumpang yang tertahan, sekaligus memastikan kelancaran arus transportasi laut di wilayah tersebut.


Kepala Kantor UPP Kelas III Siwa Djamaluddin, SH.MM menegaskan bahwa penumpukan kendaraan, terutama truk logistik dan kendaraan pribadi menuju Tobaku, memerlukan penanganan terpadu. Beberapa poin krusial yang dibahas dalam Rakor tersebut meliputi:

 * Optimalisasi Buffer Zone: Pengaturan ulang area parkir tunggu (zona penyangga) agar tidak mengganggu akses jalan utama di sekitar pelabuhan.

 * Manajemen Slot Pemuatan: Sinkronisasi jadwal kedatangan kapal dengan volume kendaraan yang ada di lapangan untuk meminimalkan waktu tunggu.

, penyedia jasa pelayaran ,penambahan trip atau percepatan sandar) untuk mengurai penumpukan kendaraan di pelabuhan bangsalae siwa 

 * Ketertiban Antrean: Peningkatan koordinasi dengan pihak kepolisian dan Dinas Perhubungan untuk menertibkan kendaraan yang parkir di bahu jalan.

 * 

Rapat ini dihadiri oleh perwakilan dari instansi terkait, termasuk penyedia jasa pelayaran, Polsek urban Pitumpanua, dinas perhubungan diwakili Kabid laut. Kehadiran seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu menciptakan sistem first-come, first-served yang lebih transparan bagi para sopir truk dan pengguna jasa.


Kepala kantor  Unit Pelaksana Pelabuhan laut siwa saat diwawancarai mengatakan "Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan di Pelabuhan Bansalae. Penumpukan ini adalah tantangan yang harus kita selesaikan bersama agar distribusi barang ke wilayah Sulawesi Tenggara tetap berjalan tanpa hambatan," ujar Djamaluddin, SH.MM


Sebagai hasil dari Rakor ini, akan dilakukan pengawasan lebih ketat di area pelabuhan dan pemberlakuan sistem pelaporan kapasitas kapal secara real-time. Sehubungan dengan hasil Rapat Koordinasi (Rakor)  jadwal kapal mengalami perubahan situasional (seperti penambahan trip atau percepatan sandar) untuk mengurai penumpukan kendaraan.


Hal ini diharapkan dapat memberikan kepastian bagi pengguna jasa mengenai estimasi waktu keberangkatan mereka. (aso)



iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Atasi Kemacetan Pelabuhan Bangsalae Pasca Demo di Luwu, UPP Kelas III Siwa Gelar Rakor Lintas Sektor

Trending Now

Iklan

iklan