Iklan

iklan

Terisolasi di Lumbung Sendiri: Warga Mattirowalie, Merana Akibat Jalan Rusak

Monday, April 27, 2026 | 14:41 WIB Last Updated 2026-04-27T06:41:37Z

 

Wajo –(SulselKPK)) Jeritan hati petani di Dusun Mattiro Walie, Desa Batu kecamatan pitumpanua kabupaten Wajo, semakin kencang terdengar. Akses jalan utama yang menjadi urat nadi perekonomian warga kini dalam kondisi memprihatinkan. 


Jalan berlumpur saat musim penghujan membuat masyarakat kesulitan memasarkan hasil bumi kepasar Siwa saat musim penghujan yang memicu penurunan pendapatan ekonomi secara drastis.


Dusun Mattiro Walie sebenarnya memiliki potensi pertanian yang melimpah. Namun, kekayaan alam tersebut seolah menjadi sia-sia ketika sarana distribusi tidak memadai.


Kondisi infrastruktur yang buruk menciptakan efek domino yang merugikan bagi masyarakat setempat:



Karena akses sulit, pengepul seringkali menawar hasil bumi (seperti jagung, cokelat, padi, cengkeh dll) dengan harga sangat murah karena alasan biaya transportasi yang tinggi.


Pengendara motor yang memuat hasil panen harus bertaruh nyawa melintasi jalanan licin dan terjal.

Waktu Tempuh menjadi lambat: Perjalanan yang seharusnya bisa ditempuh dalam hitungan menit, kini memakan waktu berjam-jam, seringkali membuat komoditas segar menjadi layu.


Kekecewaan warga tidak bisa lagi dibendung. Selama ini, masyarakat hanya bisa melakukan perbaikan alakadarnya secara swadaya.


Salah satu tokoh masyarakat diwawancarai mengatakan "Kami merasa seperti dianaktirikan. Padahal kalau jalan ini bagus, ekonomi desa pasti berputar cepat. Sekarang, untuk membawa satu karung hasil panen saja ke pasar susahnya minta ampun," ujar seorang tokoh masyarakat di Dusun Mattiro Walie.


Warga dusun mattirowalie mendesak Pemerintah Daerah dan dinas terkait untuk tidak menutup mata. Masyarakat Dusun Mattiro Walie desa batu menuntut beberapa poin penting:

Pembangunan Permanen: Bukan sekadar tambal sulam, melainkan pengerasan atau pengaspalan jalan yang tahan lama.

Drainase yang Baik: Agar jalan tidak cepat rusak kembali saat dihantam air hujan.


bahwa dana desa sulit diharap mengingat adanya pengurangan atau efisiensi dari pemerintah pusat atau pemerintah daerah


Jika akses jalan ini terus dibiarkan tanpa perbaikan, kemiskinan akan terus membayangi warga Mattiro Walie meski tanah mereka subur. Sudah saatnya pemerintah hadir memberikan solusi nyata, bukan sekadar janji s

aat masa pemilihan.(Aso)

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Terisolasi di Lumbung Sendiri: Warga Mattirowalie, Merana Akibat Jalan Rusak

Trending Now

Iklan

iklan